Skin Care

Tips Menghindari Skincare Palsu dan Abal-Abal

Akhir-akhir ini, yang namanya belanja skincare rasanya semakin umum untuk semua orang. Setuju nggak sih, kalau belanja produk skincare sama pentingnya dengan belanja bulanan yang biasa kita lakukan untuk kebutuhan sehari-hari? Karena memang makin banyak yang tertarik untuk mulai merawat kulit dan banyak juga bertebaran brand-brand skincare baru yang bikin industri ini makin ramai.

Dengan tingginya demand, biasanya ada juga pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan kesempatan ini. Percaya atau nggak, di luaran sana masih banyak banget produk skincare palsu yang dijual. Nggak hanya skincare palsu, ada juga brand kecantikan yang menjual produk mereka sendiri tapi menggunakan kandungan yang sebetulnya nggak aman digunakan untuk kulit, biasanya disebut produk cream abal-abal.

Baik skincare palsu maupun skincare dengan kandungan berbahaya, menurut saya wajib banget dihindari. Alasannya? Tahun 2017 lalu saya pernah nulis artikel untuk Female Daily tentang kandungan makeup palsu, dan saya nemuin bahwa dalam produk-produk makeup palsu biasanya ada kandungan tidak biasa yang dicampurkan, contohnya : merkuri dan timah dalam jumlah sangat banyak (19 kali dari jumlah normal), arsenik yang biasanya digunakan sebagai pestisida, sampai bakteri dari feses tikus dan urin manusia yang entah sengaja atau nggak tercampur dalam kandungan produknya.

Mereka yang menjual produk palsu, jelas-jelas nggak punya concern soal keamanan produk, apalagi kualitas dan higienitas. Karena tujuan dibalik pembuatan makeup palsu tersebut udah pasti tidak lain adalah untuk generate profit sebanyak mungkin, nggak peduli cara apapun yang harus dilakukan.

Kebayang nggak sih, ketika kita pakai produk makeup dengan kandungan yang nano-nano tadi, apa reaksinya di kulit? Dari mulai infeksi mata, ruam, anemia, kulit sensitif, kulit terbakar, sampai gangguan pernafasan bisa disebabkan dari produk yang tidak aman tadi.

Itu baru produk makeup loh, yang digunakan hanya sebentar di wajah lalu bisa dihapus. Gimana kalau skincare, yang notabene ditujukan untuk menyerap ke dalam kulit kita? You don’t need to know what random ingredients they put into the bottle,yang jelas kamu harus jauh-jauh dari produk skincare palsu karena dampak dari kandungan tadi bisa permanen di kulit bahkan organ lain di tubuh kamu.

source : style.tribunnews.com

Kalau nggak percaya dampak jangka panjang skincare palsu dan abal-abal, kamu bisa cek instagram dokter kecantikan Richard Lee deh, beliau sering banget share soal ini untuk menjaga kita semua supaya nggak tertipu oleh produk berbahaya tersebut. Please don’t risk it ya, sangat nggak worth it beli skincare murah tapi palsu. Bukannya dapat kulit sehat dan cantik, malah kulit jadi rusak. Nggak mau kan?

Sementara untuk skincare dengan kandungan yang abal-abal dan nggak jelas, sama aja, menurut saya inipun bisa membahayakan kulit kita karena kandungan kimia apapun bisa aja ditambahkan ke produk tersebut untuk kasih hasil yang terlihat instan. Kandungan yang jelas-jelas aman aja masih bisa bikin kulit kita iritasi, apalagi kandungan kimia yang memang bukan ditujukan untuk penggunaan di kulit.

Nah, berikut ini saya coba rangkum beberapa tips yang bisa kamu coba untuk menghindari produk skincare palsu ataupun skincare dengan kandungan berbahaya. Selamat membaca!

Beli di official store brand, e-commerce terpercaya atau distributor resmi

Tips pertama yang paling obvious, pastinya kamu harus membeli produk dari toko resmi yang terdaftar dan reputable. Kamu bisa beli di official store brand skincare itu sendiri, dari e-commerce yang memang sudah punya reputasi baik dan distributor resmi. Salah satu contohnya, karena saya lagi suka banget skincare korea selain skincare lokal, saya akhirnya ketemu salah satu distributor resmi brand-brand skincare korea di Indonesia yaitu Bolehshop. Mereka punya store di Jakarta Selatan, tapi ada juga produk skincare original yang dikirimkan langsung dari korea. Brand yang ada di Bolehshop contohnya seperti Neogen, SNP, Cosnori, Some By Mi dan Cosrx. Pokoknya di website Bolehshop ini kita bisa cek skincare K-Beauty original yang udah dikurasi oleh tim Bolehshop.

Cek Registrasi Produk dan Brand di BPOM, Skincare palsu dan krim abal-abal biasanya tidak terdaftar

Salah satu yang paling mudah dilihat dari brand yang serius membuat produk yang aman untuk para konsumennya adalah mereka mendaftarkan produknya ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Proses mendaftarkan produk ke BPOM biasanya cukup panjang dan berbelit, harus lewat proses uji coba sedemikian rupa sampai suatu produk bisa ditetapkan aman untuk diedarkan dan digunakan. Jadi, kamu boleh merasa lega kalau produk skincare yang kamu incar sudah memiliki nomor BPOM.

Cara mengecek apakah suatu produk sudah terdaftar di BPOM adalah adanya nomor yang ditandai dengan kode N diikuti satu huruf (A/B/C/D/E) dan 11 digit angka. Contohnya NA 12345678911. Kamu bisa dapat informasi nomor BPOM biasanya pada kemasan produk ataupun di website resmi brand tersebut. Setelah mendapatkan informasi nomor registrasi BPOM, kamu bisa mengunjungi situs resmi BPOM dan mencari pernyataan izin edar produk berdasarkan nomor registrasi tersebut. Selain untuk produk yang dapat dikonsumsi, kamu juga bisa cek BPOM skincare, BPOM kosmetik di website resmi BPOM. Selain nomor registrasi, kamu bisa cari informasi tersebut dari nama produk, nama merk atau brand, nama pendaftar, ataupun komposisi produknya. Lengkap ya?

Cek nomor seri, informasi produk dan informasi produksi

Hal yang nggak kalah penting untuk kita cek adalah label pada kemasan produk. Any information written there can be a clue, mulai dari hal kecil seperti nama resmi produk, kegunaan, cara penggunaan, komposisi produk, nama dan negara produsen, nama dan alamat lengkap pemohon BPOM, nomor seri produk, ukuran atau berat bersih produk, tanggal kadaluarsa, peringatan penggunaan dan penyimpanan, ataupun informasi lainnya. Produk skincare original pasti akan memiliki informasi yang saya sebutkan di atas tertulis secara lengkap dan jelas pada bagian kemasan utama ataupun kemasan kotak dari produknya.

Baca dengan teliti kandungan skincare

Untuk tips ini bisa diterapkan untuk skincare yang kamu curigai mengandung bahan atau ingredients yang berbahaya. Karena setau saya, kalau produk skincare yang memang palsu, pasti mereka hanya akan menjiplak kemasan produk yang mereka tiru, jadi bisa saja ingredient list-nya sama seperti produk original walaupun pada kenyataannya kandungan yang ada di dalam sama sekali berbeda.

source: seruni.id

Untuk membaca ingredient list, kamu bisa teliti dari ingredient yang paling pertama disebutkan pada ingredient list, berurutan hingga ingredient terakhir. Urutan tersebut merepresentasikan kandungan yang paling banyak terdapat pada formulasi produk alias kandungan utama, hingga ke kandungan yang paling sedikit terdapat pada produk. Perhatikan satu persatu dan pastikan nggak ada kandungan berbahaya dalam skincare tersebut atau yang berpotensi nggak cocok dikulitmu.

Nggak mudah emang untuk paham satu persatu apa saja kandungan yang terdapat pada skincare, apa saja fungsinya dan apakah kandungan tersebut berbahaya atau tidak untuk kulit. Saran saya, kalau kamu masih merasa asing dengan nama ataupun istilah ingredient, kamu bisa main ke website yang membahas soal ingredient seperti Skincarisma, INCIdecoder ataupun CosDNA. Selain bermanfaat untuk cek kandungan skincare, disana biasanya dijelaskan ingredient dan fungsinya dan kamu bisa cari secara spesifik produk yang ingin kamu teliti ingredientnya.

Jangan percaya harga yang kelewat miring

If something seems too good to be true, well maybe it is. Semurah-murahnya produk dijual, nggak mungkin sampai menyentuh 50% dari harga asli yang ada di brand resmi, kecuali misalnya lagi ada promo besar-besaran yang sifatnya insidental seperti 12.12 atau harbolnas ya. Makanya, kamu wajib banget membandingkan harga produk di toko yang kamu tau dengan brand resmi dan toko lainnya. Ambil harga rata-rata produk tersebut sebagai pembanding. Buat apa beli produk super murah tapi malah merusak kulit? Memperbaiki kulit yang udah terlanjur rusak nanti bakalan jauh lebih mahal lho.

source: theklog.co

Kalau kamu naksir produk high end misalnya, tapi dengan budget yang terbatas, daripada beli di toko yang nggak terpercaya lebih baik kamu ganti dengan produk dari brand lain yang harganya lebih terjangkau tapi produknya original.

Teliti kemasan skincare

Salah satu ciri dari produk skincare palsu biasanya bisa ditandai dari kemasan. Biasanya ada yang kemasannya dibuat mirip dengan produk asli tapi ketika diteliti, kamu bisa menemukan perbedaan letak tulisan, font yang berbeda, atau material kemasan yang berbeda. Nggak mudah sih karena pastinya kita harus kenal dan hapal seperti apa kemasan produk yang asli sebelum membandingkan. Tanda lainnya biasanya kemasan skincare nggak jelas terlihat rusak, ada bagian yang terlepas atau terpisah, sampai tulisan atau gambarnya ada yang luntur sehingga sulit terbaca. Intinya, pay attention to every details ya!

Cek reputasi toko

Ini salah satu tahapan yang wajib kita lakukan untuk memastikan reputasi tempat kita membeli produk skincare. Kalau di e-commerce, mudah banget karena kamu bisa langsung cek review toko dan review produk dari pembeli. Coba urutkan dari bintang yang rendah dan baca satu persatu review yang ditulis, apakah ada komplain berarti yang kira-kira bikin kamu wajib mencurigai si penjual?

Baca Juga : Review Nyobain Treatment Laser Black Doll di MD Clinic

Nah kalau untuk instagram, salah satu caranya adalah cek setiap postingan mereka, apakah kolom komentar ditutup? Jika iya, kamu patut curiga. Atau jumlah followers yang tidak sesuai dengan engagement (comment dan likes) pada postingan. Biasanya, toko yang menjual produk palsu terkesan lebih seperti robot yang nggak peduli interaksi dengan konsumennya. Bahkan kolom komentar biasanya ditutup agar tidak ada komplain negatif yang bisa terbaca calon pembeli.

Perhatikan detail tekstur, warna dan bau produk sebelum menggunakan

Ini juga penting, kita wajib mengenali produk yang kita beli dan bandingkan dengan review produk yang biasanya dibagikan oleh brand resmi. Tekstur produk yang aneh, atau warna dan bau produk yang tidak sesuai dengan apa yang kita lihat di review wajib jadi perhatian ya. Kalau produk palsu menggunakan ingredient yang berbeda dengan aslinya, sudah pasti hasil akhir produk pun nggak akan bisa mirip dengan produk yang original.

Lakukan patch test

Untuk menjamin apakah suatu kandungan skincare aman digunakan dan cocok di kulit kita, kita bisa melakukan tahapan patch test terlebih dahulu. Patch test adalah mengaplikasikan produk dalam jumlah sedikit di bagian tertentu untuk melihat reaksinya di kulit.

source : twtmakeuptips.blogspot.com

Kalau nggak cocok dengan kandungannya, biasanya akan ada reaksi seperti kemerahan, panas, terasa gatal dan kulit jadi kering. Area patch test biasanya bisa di sekitar rahang, belakang telinga atau area yang sering mengalami break out. Kamu bisa melakukan patch test selama 3 hari sebelum menggunakan produk ke seluruh wajah.

Tanggal kadaluarsa dan PAO

source : journal.sociolla.com

Nah ini juga yang wajib dicek untuk memastikan produk skincare yang akan kita gunakan aman dan dalam kondisi yang layak pakai. Kamu wajib cek tanggal kadaluarsa produk dan PAO atau Period After Opening. Hal ini menunjukkan berapa lama produk dapat digunakan setelah produk dibuka. Produk yang original dan resmi biasanya memiliki tanggal kadaluarsa yang cukup panjang (biasanya lebih dari satu tahun) dan informasi PAO yang tercantum secara jelas.

Itu tadi 10 tips menghindari produk skincare palsu dan kandungan berbahaya. Kalau kamu sendiri, pernah nggak sih ngalamin beli produk skincare palsu dan darimana kamu akhirnya tau kalau produk tersebut bukan produk asli?

298 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *