5 Alasan Lash Lift Lebih Baik dibanding Eyelash Extension

Beberapa waktu lalu saat eyelash extension lagi cukup digandrungi, saya salah satu yang tertarik banget walaupun pada akhirnya memutuskan untuk nggak nyobain karena alasan larangan agama hehe. Tapi tiap lihat orang yang bulumatanya tebal dan lentik ala eyelash extension, seneng aja gitu. Menurut saya bulu mata eyelash extension emang mempengaruhi penampilan banget sih, makanya banyak banget orang yang sekali nyoba treatment tadi, jadi nggak bisa lepas dan terus-terusan bolak balik pasang extension.

Sejak 2018 kemarin muncul trend baru yakni Lash Lifting yang nggak lain merupakan treatment untuk mempercantik bulu mata tapi dengan cara yang berbeda banget dari eyelash extension. Menurut beberapa artikel dan review yang saya baca, banyak yang lebih memilih untuk melakukan treatment lash lift dibanding eyelash extension. Apa alasannya?

Pengerjaan lash lift lebih cepat dan tidak sakit

Berbeda dari eyelash extension yang memerlukan waktu 2 hingga 3 jam untuk pengerjaannya, proses treatment lash lift hanya perlu waktu 1 hingga 2 jam saja. Proses treatment lash lifting diawali dengan membersihkan bulu mata terlebih dahulu kemudian akan ditempelkan silicon pads pada bagian kelopak mata kita. Nantinya bulumata asli kita akan disisir ke atas sampai menempel ke bagian depan silicon pads. Baru setelahnya bulumata akan diolesi dengan cairan berbahan dasar keratin untuk mendapat efek lebih panjang dan tebal.

Kalau kita mau request agar bulumata kita lebih hitam pekat hasilnya, bisa dilakukan treatment eyelash tinting dengan cairan khusus yang membuat warna bulu mata kita lebih gelap lagi. Selesai proses lash lifting dan tinting, kita harus menunggu kurang lebih 40 menit hingga 2 jam agar bulumata tetap lentik dan ‘ditarik’ ke atas dengan bantuan silicon pads.

Sangat beda bukan dengan proses eyelash extension yang memakan waktu lama karena pengerjaannya yang lebih detail? Selain harus ditempelkan alias ditanam bulu matanya satu persatu, treatment eyelash extension pun cenderung lebih tidak nyaman. Bedanya lagi, proses lash lifting tidak menggunakan tambahan bulu mata sintetis seperti pada treatment eyelash extension.

Minim pantangan setelah pengerjaan treatment

Pantangan setelah treatment eyelash extension yang biasanya bikin ribet, nggak akan kamu rasakan pasca treatment lash lifting. Kalau eyelash extension bikin kamu harus extra hati-hati saat cuci muka, atau bahkan banyak larangan seperti nggak boleh menggunakan maskara waterproof atau produk pembersih wajah yang mengandung oil, treatment lash lift jauh lebih ramah karena tidak memberi banyak pantangan setelah pengerjaan treatment.

Setelah treatment lash lift, kamu bahkan masih bisa menggunakan maskara waterproof dan perawatan bulu mata yang dilakukan tidak terlalu merepotkan.

Hasil lash lifting cenderung natural tapi lebih tahan lama

Jika hasil eyelash extension cenderung kelihatan badai alias pasti ketahuan deh kalau kamu habis treatment bulu mata, nah kalau lash lift berbeda karena hasil setelah treatment membuat bulu mata lebih panjang dan lentik tapi dalam kadar yang masih natural. Alih-alih ketahuan treatment, lash lift lebih bikin bulu mata kita kelihatan effortlessly panjang dan lentik. Tapi sayangnya, penggunaan metode lash lift lebih cocok untuk kamu pemilik bulu mata yang memang cenderung panjang. Kalau bulu mata kita cenderung pendek-pendek banget, agak lebih susah sih dipaksa diangkat dan dibikin lebih panjang.

Before Lashlift (source : blobar.co)

Selain hasilnya yang lebih terlihat effortlessly pretty, bulu mata hasil lash lift pun efeknya bertahan jauh lebih lama dibanding eyelash extension. Bulu mata hasil extension biasanya hanya akan bertahan 1 . bulan saja, itupun dengan retouch setelah beberapa waktu. Sedangkan hasil lash lift bisa awet hingga 3 bulan kalau memang kita telaten merawatnya ya. Jangan lupa juga untuk tetap retouch secara berkala jika diperlukan.

Harga biaya treatment lash lift tidak jauh berbeda

Nggak usah khawatir dengan harga perawatan lash lift karena biayanya relatif sama dengan treatment eyelash extension yakni sekitar Rp 300.000 – Rp 400.000 aja. Dengan hasil yang jauh lebih awet, pastinya biaya lash lift jadi jauh lebih affordable dibanding jika kita melakukan treatment eyelash extension berulang kali.

Menurut saya trend lash lift bisa banget dicoba sih terutama buat kamu yang suka bulumata lentik dan panjang tapi males untuk pakai maskara atau bulu mata palsu setiap hari. Buat penggemar eyelash extension pun menurut saya bisa beralih ke lash lift karena biaya yang dikeluarkan jauh lebih terjangkau dan untuk mencoba experience baru untuk mendapatkan bulu mata cantik. Jadi lebih pilih lash lift atau eyelash extension?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *