Skin Care

3 Alasan Saya Nggak Suka Cetaphil Gentle Skin Cleanser

Hampir semua yang tahu dan pernah cobain produk Cetaphil Gentle Skin Cleanser pasti suka sama produk ini. Sayangnya saya malah nggak begitu suka, malah cenderung menghindari penggunaan sabun muka Cetaphil. Coba tebak, apa alasannya?

Sebelum masuk ke pembahasan, i need to state a disclaimer that this post is NOT intended to discredit a product, but only a matter of preference. Baca dulu sampai habis ya artikelnya supaya dapat poin yang dimaksud.

Cetaphil Gentle Skin Cleanser review is literally everywhere on the internet. Sejak awal mulai belajar makeup, kurang lebih di tahun 2017 sampai 2019 produk ini menurut saya salah satu rangkaian produk skincare yang bertahan lama di jajaran skincare favorit orang-orang. Nggak hanya disukai beauty influencer dan dapat award dimana-mana, produk Cetaphil facial wash juga digunakan teman-teman di circle saya. 

Image source : vulcanpost.com

Dari yang kulitnya normal, rosacea, kering, sampai acne prone semuanya cocok menggunakan produk ini. Sebetulnya Cetaphil facial wash memang punya formulasi yang super gentle, dan ditujukan untuk pemilik kulit sensitif. Kalau kulit sensitif aja bisa pakai, berarti harusnya produk inipun aman digunakan untuk tipe kulit dan concern apapun. Nah terus kenapa saya nggak suka pakai produk ini? Berikut ini alasan saya berhenti menggunakan sabun cuci muka Cetaphil.

Tidak Berbusa Sama Sekali Ketika Digunakan

Karena sejak kecil kebiasaan menggunakan sabun muka yang berbusa, saya merasa janggal ketika menggunakan sabun wajah yang sama sekali nggak menghasilkan busa seperti Cetaphil ini. Yes, kalau kalian pernah coba produknya, sabun muka Cetaphil ini ketika digunakan beneran nggak akan ada busanya sama sekali. Sebetulnya, sabun yang minim busa bagus banget untuk kulit sensitif karena pencuci wajah yang mengandung busa berlebihan biasanya bikin muka jadi kering.

Nah tapi saya merasa kurang afdol kalau cuci muka tapi sabunnya nggak berbusa, malah Cetaphil ini ketika diusap beberapa kali ke muka malah seperti menghilang begitu saja. I don’t know how to describe it, tapi semoga ngerti ya maksudnya. Saya malah jadi merasa aktivitas cleansing jadi nggak tuntas karena kulit jadi nggak terasa bersih sempurna. 

Untuk saat ini, saya lebih suka tipe pembersih wajah yang punya sedikit busa, but not necessarily too foamy. Saya juga suka efek kulit yang kesat setelah selesai cuci muka. Kalau terasa terlalu kering atau ketarik, tinggal pakai hydrating toner deh. 

Sabun cuci muka yang nggak mengandung busa berlebih ini sebetulnya pertanda kalau memang ingredients yang terkandung dalam produk cukup sederhana. Selain itu, produk Cetaphil face wash ini memang dibuat supaya kelembapan kulit kita tetap terjaga selama dan setelah proses cleansing. But then again, untuk saya, experience cleansing yang didapat jadi kurang karena absennya busa tadi.

Nah berikut ini ingredients Cetaphil Gentle Skin Cleanser : Water, Sodium Lauroyl Sarcosinate, Acrylates/Steareth-20 Methacrylate Copolymer, Glycerin, Peg-200 Hydrogenated Glyceryl Palmate, Sodium Laureth Sulfate, Butylene Glycol, Peg-7 Glyceryl Cocoate, Phenoxyethanol, Masking Fragrance, Panthenol, Peg-60 Hydrogenated Castor Oil, Disodium Edta, Methylparaben.

Nggak Berpengaruh Apapun untuk Kulit Eksim Saya

Karena kandungan produk Cetaphil Gentle Skin Cleanser yang terbilang ramah untuk kulit sensitif, sebetulnya produk ini bisa banget jadi andalan mereka yang punya skin condition tertentu seperti eksim, rosacea, acne prone karena produk ini sejatinya nggak bikin kulit jadi tambah rewel dengan ingredients nya yang sederhana. 

Saya pertama kali nyobain produk sabun cuci muka Cetaphil inipun ketika saya mengalami kulit eksim alias dermatitis atopik beberapa tahun lalu. Karena kondisi kulit saat itu mendadak sangat sensitif dan sering gatal sampai perih banget, dokter saya menyarankan saya mengganti produk skincare khusus kulit sensitif. Bahkan kalau nggak salah waktu itu disarankan untuk pakai sabun untuk bayi aja supaya memastikan produknya aman digunakan untuk kulit saya yang sedang butuh perhatian ekstra. 

Image source : journal.sociolla.com

Tapi dari pengalaman tersebut saya tahu ternyata facial wash nggak begitu mempengaruhi kondisi kulit eksim saya. Entah saya menggunakan produk yang khusus kulit sensitif ataupun face wash saya yang biasa, kondisi kulit tetap sama. Nggak membaik dan nggak memburuk. Karena kuncinya ada di skincare selanjutnya seperti toner dan moisturizer yang melembabkan. Makanya saya nggak bergantung kepada produk Cetaphil facial wash dan akhirnya kembali lagi ke sabun cuci muka saya yang biasa digunakan. Tapi kondisi ini mungkin berbeda di tiap orang ya, kalau kulit kamu memang sangat sangat sensitif maka produk face wash yang punya kandungan moisturizing seperti Cetaphil mungkin bisa jadi penyelamatmu.

Cetaphil Gentle Skin Cleanser, Sabun Cuci Muka Tanpa Wewangian

Kembali lagi ke experience yang menurut saya penting. Selain harus ada sedikit busa, saya juga ternyata lebih suka sabun cuci muka yang mengandung wewangian. Bukan wangi parfum yang terlalu mencolok dan artifisial ya, tapi seenggaknya ada sedikit aroma supaya jadi bikin semangat cuci muka sampai bersih. Dan lagi-lagi, supaya agenda cuci muka jadi lebih menyenangkan. 

Produk Cetaphil Gentle Skin Cleanser ini udah pasti tanpa parfum apapun, karena biasanya kandungan parfum adalah salah satu yang bisa jadi iritan pemicu reaksi pada kulit sensitif. Menurut saya, kalau kamu memang nggak masalah menggunakan sabun cuci muka yang scentless atau tanpa wangi apapun, then you’re gonna love this Cetaphil facial wash.

Nah itu tadi tiga alasan kenapa saya bukan fans sabun cuci muka Cetaphil (walaupun kayaknya semua orang suka banget sama sabun ini hehe). Sekali lagi, tulisan ini bukan untuk menjelekkan produk tertentu ya, tapi lebih membahas personal preference saya untuk produk facial wash yang saya gunakan setiap hari. 

Oh iya untuk tambahan info, setahu saya harga Cetaphil Gentle Skin Cleanser adalah Rp 29.000 untuk 59 ml, Rp 55.000 untuk ukuran 125 ml, dan Rp 68.000 untuk 500 ml. Harga tersebut pastinya beragam tergantung kamu beli di e-commerce, drugstore ataupun di minimarket ya. 

Nah berikut ini saya akan kasih juga beberapa rekomendasi review Cetaphil Gentle Skin Cleanser yang bisa kamu baca, semoga tulisannya membantu ya : 

Cetaphil Gentle Skin Cleanser untuk Jerawat : https://liaharahap.com/cetaphil-gentle-skin-cleanser-untuk-jerawat/

Cetaphil Gentle Skin Cleanser untuk Kulit Kering dan Sensitif : https://mayafitkitchen.wordpress.com/2016/04/15/review-cetaphil-solusi-kulit-kering-dan-sensitif/ 

_______________________________

Halo, terima kasih ya sudah baca blog Somethingbitter.com,

Kenalan yuk, saya Azalia. Menulis skincare dan makeup sejak intern di Female Daily tahun 2017, lalu kembali menjadi kontributor di tahun 2019-2020, membuat saya jatuh cinta pada bidang ini. Selain nulis review di blog, saya juga suka bikin konten makeup transisi dan tips makeup dan skincare di instagram @azaliardn, if you found me from this blog please let me know, we can talk about skincare products too dan jadi teman ngobrol online hehe, hit me up on DM okay?

Di luar aktivitas membuat konten di platform milik pribadi, saya juga menjadi konten kreator untuk Chocolaspa dan menjadi SEO Specialist di Kompas.com sebagai pekerjaan penuh waktu saat ini.

Anyways, i’m a huge fan of local brand, dan kalau kamu dari tim brand skincare ataupun makeup lokal, hello to you! And please feel free to ask me to review your products, will give you full support and my best writing!



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *